Bupati Tabanan: “Pembangunan Di Bali Masih Timpang”

TABANAN (Koran86.ews) – Bupati Tabanan Eka Wiryastuti menegaskan, untuk membangun potret masa depan Bali harus mengutamakan konsep pemerataan pembangunan disetiap Kabupaten/ Kota di Bali. Tidak cukup hanya melihat Kabupaten Badung yang berhasil dengan pendapatan asli daerah (PAD), tetapi mesti melihat Bali secara keseluruhan.

Lebih jauh dikatakan, saat ini pembangunan antar kabupaten/kota di Bali masih terlihat ada ketimpangan. Hal ini lantaran kurangnya pemerataan dan kesenjangan yang masih begitu tajam.

“Untuk itu perlu pemerataan di setiap daerah, agar kabupaten/kota di Bali bisa mandiri dalam membangun daerahnya. Tentu kita harus memperhatikan kearipan lokal setiap daerah. Potensi daerah perlu diangkat dan promosikan, bahkan kita jembatani semua kepentingan masyarakat,” kata Eka Wiryastuti saat menerima audensi pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Penulis Dan Jurnalis (DPW-IPJI) Provinsi Bali di ruang kerjanya, Senin (21/8).

Ditambahkani, lantaran Bali dikenal pariwisatanya, maka perlu dikembangkan sarana prasarana destinasinya. Di samping perlu pelatihan terhadap masyarakat, yang dapat dijadikan sumber daya manusia (SDM) di setiap kabupaten kota.

“Ya, ke depannya, saya sebagai pemegang otoritas pemerintahan harus berani di depan untuk pengembangan pembangunan. Yang penting, menyerap kemampuan masyarakat ke depanya, ” ujarnya.

Ketika disinggung soal keberhasilan Tran Serasi di Tabanan, dijelaskan Bupati Eka Wiryastut, bahwa pembangunan transportasi publik berperan penting untuk mengantisipasi kemacetan di kawasan Bali. Selain tentunya Tabanan perlu mengembangkan Trans Sarbagita Bali agar transportasi publik bisa maksimal.

“Artinya, semua perlu diatur, dan disosialisakian. Apalagi saat ini perbandingan jumlah kendaraan dan ruas jalan tak berimbang. Ya, tentu saja menimbulkan kemacetan. Karenanya pelu dicarikan solusinya,”pungkasnya

Liputan: Wahid

Editor  : H. Sinano Esha