Dor! Dor! Bos Sate Madura Diberondong

KORAN86.NEWS, KUNINGAN – Polres Kuningan, Jabar, masih berupaya menungkap kasus penembakan bos sate Madura bernama Ahmad Nawar (45).

Peristiwa itu terjadi di persimpangan Cigugur-Palutungan, Kuningan, Sabtu malam (5/8). Sejauh ini polisi sudah melakukan olah TKP dan memintai keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.

Kapolres Kuningan AKBP Yuldi Yusman mengatakan pihaknya masih terus bekerja mendalami kasus ini. Selain saksi-saksi, pihaknya akan segera membuat sketsa wajah pelaku.

Sketsa sendiri dibuat berdasarkan pengakuan sejumlah saksi yang menyaksikan insiden itu. Termasuk istri dan anak korban.

“Dengan sketsa, harapannya akan memudahkan kita melacak pelaku,” ujar Yudi kepada Radar Cirebon (Jawa Pos Group), kemarin.

Dari sejumlah saksi yang melihat kejadian,termasuk istri korban, menyebutkan pelaku penembakan memiliki postur tubuh kecil.

“Pelaku berempat mengendarai motor. Satu jenis Yamaha Vixion dan satu lagi motor metik putih antara Honda Beat atau Vario. Datang dari arah timur kemudian motor Vixion berbalik arah dan parkir di dekat jembatan, sedangkan pengendara metik putih berhenti di depan warung, kemudian pelaku yang dibonceng turun dan melakukan penembakan membabi buta ke arah korban,” kata Yuldi.

Sebelumnya, dari hasil olah TKP pihaknya menemukan enam selongsong peluru yang diduga dimuntahkan dari senjata api jenis pistol rakitan.

Dari penembakan tersebut, ada dua peluru yang mengenai tubuh korban yaitu satu mengenai paha kiri dan satu lagi menyerempet bagian kelamin korban.

Yuldi belum dapat menyimpulkan apa motif pelaku melakukan tindakan penembakan tersebut apakah karena ada unsur dendam atau lainnya. Oleh karena itu, pihaknya masih harus mencari keterangan dari korban termasuk keluarga, apakah memiliki musuh atau permasalahan dengan pihak-pihak lain.

Sementara data terbaru, hingga kemarin korban masih menjalani perawatan medis di RSUD Gunung Jati. Radar Cirebon yang melakukan peliputan ke RSUD Gunung Jati tak bisa langsung mewawancarai korban.

Sejumlah anggota keluarga juga masih menolak memberikan keterangan. “Istrinya (istri korban, red) juga lagi pulang dulu ke rumah. Besok (hari ini, red) aja Mas ke sini lagi,” ujar salah satu anggota keluarga korban yang ditemui kemarin.

Seperti diberitakan, peristiwa itu terjadi Sabtu malam sekitar pukul 19.15 WIB. Dari keterangan saksi, pelaku penembakan memiliki postur tubuh kecil, mengenakan jaket hitam dan mengenakan masker hitam dengan kepala masih tertutup helm turun. Pelaku turun dari motor metik seketika menghampiri dan melakukan penembakan.

Malam itu korban dibawa oleh warga ke RSU Sekarkamulyan untuk mendapat penanganan medis, kemudian dirujuk ke RSUD ’45 Kuningan.

Dan siangnya atau Minggu pagi (6/8) korban kemudian dirujuk ke RSUD Gunung Jati Cirebon. (fik/arn)