Kader Ormas Pernusa Berhasil Bangun Wisata Pantai Babel

KP Norman dan Arbi Leo

PANGKALPINANG (koran86.news)–Sejak mulai dioperasikan pada pertengahan 2017, Jembatan Emas yang menghubungkan Kota Pangkalpinang-Kabupaten Bangka sepanjang 785 meter dengan nilai investasi sebesar Rp 400 miliar, sejak itu pula sektor wisata kawasan Bangka Belitung (Babel) menggeliat. Bahkan memotivasi masyarakat membanguna wisata, agar wilayahnya dikunjungi parawisatawan, baik dalam maupun luar negeri.

Dan ternyata berhasil. Sehingga Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan menyatakan, sektor wisata di wiayahnya dalam setahun belakangan ini, atau sejalan dengan telah dioperasikan Jembatan Emas, telah terjadi peningkatkan secara signifikan.

Menurut gubernur, hal itu lantaran peran serta pihak swasta dan masyarakat telah berperan dalam memasarkan destinasi dan membangun brand wisata Babel.

Arbi Leo

Terkait destinasi wisata baru di Babel, kata Erzaldi, pihaknya melibatkan praktisi, pemerhati dan institusi pariwisata untuk mencoba menawarkan slogan branding yang baru kepada masyarakat dalam dan luar negeri.

“Saya berharap seluruh warga Babel turut serta memasarkan pariwisata Babel, minimal foto selfie dan menguploadnya ke media sosial,” harap Gubernur Erzaldi Rosman Djohan, beberapa waktu lalu.

Sepertinya harapan itu mendapat perhatian serius Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa), organisasi masyarakat (Ormas) yang dikomandoi Kanjeng Pangeran (KP) Norman Hadinegoro. Melalui salah satu ketua pengurus wilayah Babel, Arbi Leo, potensi wisata di kawasan tersebut dikembangkan.

Gubernur Erzaldi Rosman Djohan dan Arbi Leo

“Arbi Leo telah membangun wisata pantai di Sungailiat, Bangka. Pantai indah dengan pasir putih bersih, sudah disulapnya menjadi distinasi mempesona. Tujuan wisata itu kami namakan Pantai Indah Batu Bedaun,” papar KP Norman Hadinegoro kepada Koran86.news, baru-baru ini.

Kenapa pantai Sungailiat dipilih? Menurut Ketua Umum Pernusa, hal itu lantaran wisata di wilayah tersebut cukup potensial jika dikembangkan. Apalagi jika konsep pembangunan wisata pantainya menyerupai kebanyakan wisata pantai Bali.

Distinasi Pantai Sungailiat Bangka

“Ternyata memang berhasil. Arbi Leo bertangan dingin, konsep wisata pantai yang dibangunnya telah menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal dan mancanegara. Sekarang ini, wisatawan yang berkunjung ke Babel, nggak apdol jika tidak menginjakan kakinya ke Pantai Indah Batu Bedaun,” ungkapnya.

Sementara itu, Arbi Leo mengakui, tanpa dukungan penuh dari DPP Pernusa atas pembangunan wisata di tanah kelahirannya, tak akan berhasil seperti sekarang ini. Sebagai pengusaha lokal, dia tetap komit kepada organisasinya akan terus membangun wilayahnya. Bukan hanya di sektor wisata saja, tapi bidang bisnis lainnya.

Wisata Pantai Babel

“Kami (DPW Pernusa Babel) juga telah mempekerjakan warga setempat, baik pada sektor wisata maupun lainnya. Kebetulan saya berbisnis kerajinan tangan hasilkarya warga, serta mengumpulkan hasil tangkapan laut untuk di jual ke berbagai restoran,” urainya kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Selain wisata dan hasil laut, lanjut Arbi Leo, DPW Pernusa Babel berencana akan mengembangkan sektor perkebunan, pertambangan dan pertanian. Sebagaimana pilosofi Pernusa,yakni perjuangan rakyat, apa yang dikerjakan Pernusa harus bertujuan mensejahterakan rakyat.

“Ya, diharapkan pengembangan bisnis itu dapat meningkatkan hajat hidup masyarakat Babel. Saya dan DPW Pernusa Babel sangat berterimakasih sekali kepada Gubernur Babel dan Pemerintahan Provinsi Babel, pemerintah pusat, dan terlebih lagi kepada DPP Pernusa yang telah mendukung kerja kami sehingga berhasil membangun distinasi wisata pantai di Sungailiat,” pungkas Arbi Leo.

 

Liputan: Tim Koran86.news

Editor  :  H. Sinano Esha