Pungutan Liar Di Perparkiran Kota Batam

BATAM (Koran86.news) –Ada isyu menyebar, sejak Tongam Perdianto menjabat Kepala UPTD Parkir pada Dinas Perhubungan Kota Batam, sejak itu pula parkir liar bermunculan. Diduga sengaja diciptakan untuk memperoleh masukan dana pribadi yang didapat dari pungutan liar.

Sesuai ketentuan Peraturan Daerah (Perda) Kota Batam Nomor 1 Tahun 2012, bahwa pengelolaan perparkiran dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Batam. Dan punggutan parkir dilakukan dari pukul 06.00 Wib pagi sampai jam 20.00 Wib. Tapi pada prakteknya, pungutan parkir dilakukan sampai pukul 22.00 Wib.

Hasil pengamatan Koran86.news di beberapa lokasi diwaktu malam, petugas parkirnya bertindak kurang etis, seperti preman layaknya. Yakni, ketika pengemudi hendak memarkir kendaraan,  tidak terlihat juru parkir. Tapi, pada saat ingin ke luar lokasi, baru nongol dan meminta uang parkir.

Menurut beberapa warga yang sempat ditanyai jurnalis Koran86.news, cara-cara seperti itu kerap menuai  keributan antar pengendara dengan para juru parkir.

“Hampir setiap malam terjadi perang urat syaraf di sini. Gimana tak bikin kesal, waktu masuk lokasi dan cari area parkir, tak satupun petugas nampak. Eh, begitu mau ke luar, tiba-tiba muncul orang mengaku petugas parkir dan mengutip uang. Bikin kesal, Bang…,” papar satu warga pengendara sepeda motor, baru-baru ini.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Yusfa Hendri, ketika dimintai komentarnya seputar perparkiran di wilayahnya, dia malah bersaran agar menghubungi Kepala UPTD Parkir Tongam Perdianto yang sudah dikontaknya melalui telepon. Dan berjanji menunggu di kantornya.

“Silahkan saja temui Pak Tongam Perdianto, saya sudah hubungi dia. Biar dia yang menjelaskan,” kata Yusfa Hendri kepada Jurnalis Koran86.news di kantornya baru-baru ini.

Sayangnya, pejabat yang diharapkan bisa menjelaskan, ternyata sukar ditemui. Beberapa kali Jurnalis Koran86.news menyambanginya, tapi yang bersangkutan mengabaikan janjinya.

“Pak Tongam tidak ada di tempat, lagi tugas di luar kantor,” kata salah satu staf UPTD menjawab pertanyaan Jurnalis Koran86.news.

Padahal sangat diharapkan Kepala UPTD Tongam menjelaskan seputar isyu yang berkembang belakangan ini, yang merugikan nama baiknya. Setidaknya,  dia bisa menjelaskan kondisi carut-marut perparkiran di Kota Batam yang merupakan tanggung jawabnya. Dan informasi yang didapat, yang bersangkutan diduga tidak pernah melakukan pembinaan terhadap para juru parkir sehingga kinerja tidak profesional.

Liputan: Jurnalis Koran86.news Mohd Effendi