Ponpes Ihya Ulumuddin Menjadikan Kecamatan Kemiri Agamis

KEMIRI, SERANG (Koran86.news)–Pondok pesantren (Ponpes) adalah sarana untuk belajar, menimba ilmu agama Islam secara lengkap dan mendalam. Selain membentuk moral dan karakter yang berahlakul karimah, juga pembelajaran ilmu kehidupan dunia dan akhirat.

Demikian dikatakan KH M Jusup Chudlori, ulama asal Magelang yang juga pengurus Ponpes, Jawa Tengah, dalam sambutannya pada acara pelatakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Ihya Ulumiddin, yang terletak di Desa Patramanggala, Kecamatan Kimiri, Kabupaten Tangerang.

Diingatkan, sesuai misi pembangunan Ponpes Ihya Ulumiddin, yakni selain melahirkan generasi yang ungul juga membentuk watak yang khoirul ummah.

“Sekaligus mendidik dan mengembangkan generasi mukmin muslim yang berbudi tinggi, berbadan sehat dan berpengetahuan luas. Yang nantinya berkhidmat kepada masyarakat, pengajar ilmu pengetahuan agama dan umum, serta membentuk diri sebagai ulama berintelektual, dan menjadi warga negara berkepribadian Indonesia,” papar sang kiai dalam sambutannya, Minggu (18/2/2018).

Acara tersebut juga dihadiri Camat Kemiri H. Madisa, KH Ahmad Somad (Ketua Pengurus Ponpes Ihya Ulumuddin), KH Yahya (ulama Jakarta), KH Abdul Manan Goni (wakil PBNU Pusat), Kapolsek Mauk, Danramil, dan para pemuka agama Islam sekabupaten Tangerang.

Camat Kemiri dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mendukung penuh pembangunan Ponpes tersebut, dan diharapkan dapat berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Kabupaten Tangerang agar mendapat jadwal pengajian rutin.

“Dengan dibangunan Ponpes ini, kami berharap akan muncul bangunan sejenis di Kecamatan Kemiri, sehingga wilayah ini dikenal sebagai kecamatan yang agamis,” harap H Madisa.

Liputan: Jurnalis Koran86.news/Ozi